You are here

UT-Online Learning Center

Halaman: ()   1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  ()
Hai Sobat.... Salam Kenal...
dari SOLAKHUDIN - Kamis, 11 April 2013, 20:57
Anyone in the world

1.

Seorang wajiba pajak yang menyelenggarakan bisnis wajib menyelenggarakan pembukuan yang bersifat rahasia.


a.

Jelaskan pengertian pembukuan dan pencatatan yang sesuai dengan undang-undang

b.

Syarat pembukuan dan pencatanan

c.

Tujuan pembukuan dan pencatatan

2.

Sanksi apa yang dikenakan kepada wajib pajak bila pembukuannya tidak benar atau tidak sesuai kondisi sebenarnya

3.

Wajib pajak dapat diperiksa bila diduga melakukan kecurangan


a.

Jelaskan pengertian tindakan pemeriksaan menurut UU No. 28 tahun 2007

b.

Jelaskan definisi pemeriksaan rutin

4.

Jelaskan 2 metode pelaksanaan pemeriksaan pajak

5.

Wajib pajak bisa disidik oleh penyidik yang ditunjuk oleh negara. Jelaskan kewenangan penyidik pajak tersebut

[ Mengubah: Kamis, 11 April 2013, 21:42 ]
Gambar dari CATUR WAHONO
dari CATUR WAHONO - Sabtu, 9 Maret 2013, 16:25
Anyone in the world
Bagi seorang Mahasiswa, yang Seru itu bukan saat ia memperoleh gelar wisuda, tapi krn perjuangan yang telah ia lakukan hingga akhirnya ia diwisuda... berkedip

Bagi seorang Pengangguran, yang Seru itu bukan saat ia memperoleh pekerjaan, tapi krn usaha-usahanya hingga ia diterima kerja... tenang

Bagi seorang pekerja/karyawan, yang Seru itu bukan saat mendapatkan upah/gaji, tapi krn kerja keras yang ia lakukan selama menunaikan tugas hingga ia menerima upahnya... bijaksana

Bagi seorang pengusaha, yang Seru itu bukan saat ia berhasil dengan usahanya, tapi krn ikhtiarnya memulai bisnis dan mengembangkan usahanya... setuju

Bagi seorang Jomblo, yang Seru itu bukan saat ia telah mampu menikah, tapi krn penantian dan kesabarannya hingga ia dipertemukan dengan pendamping hidup pujaan hatinya... #eaa julurkan lidah

Bagi kader-kader dakwah, yang Seru itu bukan saat ia memperoleh kemenangan, tapi karena kerja-kerja nyata dan jalan-jalan yg mrk tempuh dalam memperolehnya itulah yang seru,... kejutan

Bagi semua orang, yang Seru itu bukan terletak pada Hasil yang kita dapatkan, tapi proses yang telah kita lalui, .... setuju

Karena jalan hidup ini memang terjal, jangan harap hasil dalam waktu singkat, butuh ikhtiar untuk mewujudkan semua apa yang kita inginkan... selagi kita berikhtiar maka harapan pasti akan terwujud.. #menyemangatidiri tersipu
[ Mengubah: Sabtu, 9 Maret 2013, 16:32 ]
puncak Ciremai Mt.
dari DANA LUTHFIANA - Kamis, 7 Maret 2013, 22:38
Anyone in the world
Menyesal rasanya telah menyianyiakan 1 semester kemarin, but.. the show must goes on..

oke klo satu semester kemarin gue gagal kuliah karena rasa malas yang jadi pemenang, semester ini gue buktikan, klo gue bisa menyelesaikan kuliah ini senyum)

oke, sambil belajar, juga boleh dong sambil refreshing, sejenak melepas lelah dari rutinitas.. jalan-jalan bareng yuk, gue bikin trip nih..

TRIP MERABA ANAK GUNUNG KRAKATAU


untuk lebih jelasnya, intip aja page fb nya yaa..

hehe..

Yuk belajar, yuk jalan-jalan.. ;)



have a nice day semuaaa! #Cheers


Dana.

Gambar dari TRIESA NURUL AZMI
dari TRIESA NURUL AZMI - Rabu, 6 Maret 2013, 13:56
Anyone in the world
Sekedar berbagi informasi.
Untuk keterangan lebih lanjut silahkan klik disini.
Terimakasih.

[ Mengubah: Rabu, 6 Maret 2013, 13:57 ]
Anak ke 6 dari 6 bersaudara
dari RANA MULYANA - Rabu, 20 Pebruari 2013, 20:47
Anyone in the world
Kuakui, kuliah bukanlah cita-citaku ketika masih duduk dibangku sekolah menengah. Jutaan rupiah untuk masuk perguruan tinggi lebih baik uang itu untuk modal usaha. Hingga pada saatnya kelulusan, tidak ada jutaan rupiah pun untuk modal usaha. Jangankan untuk modal usaha, biaya pra-kelulusan dan tunggakan saja belum sepenuhnya dilunasi. Bekerja adalah solusi jangka pendek waktu itu.

Menghasilkan dan terus menghasilkan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, hari ini dan besok. Sedangkan untuk dewasa, kita perlu mempersiapkan masa depan.

Tiga tahun terakhir, rupanya orang-orang disekitar, secara langsung menyadarkanku betapa pentingnya pendidikan itu, muncullah hasrat untuk melanjutkan ke jenjang kuliah.

Namun tak seketika itu niatan baik berjalan seperti yang diharapkan, rintangan selalu ada. Lagi-lagi harus cermat mempertimbangkan biaya dan waktu, agar pilihan ini menjadi terbaik bagi semua.

Sejak akhir tahun lalu, sudah kumantapkan memilih Universitas Terbuka menjadi tempatku mengenyam dan menyicip pendidikan tinggi dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Dan akhirnya pada tahun ini, harus kusyukuri sudah terdaftar di perguruan tinggi negeri ke-45 itu.

Aku ingin masa depanku yang lebih baik dan terus membaik. Teman, sahabat dan keluarga, kalianlah yang menguatkanku dan terus secara langsung memotivasiku.

Sumber: www.noranoo.wordpress.com


[ Mengubah: Jumat, 8 Maret 2013, 19:56 ]
Hai Sobat.... Salam Kenal...
dari SOLAKHUDIN - Sabtu, 9 Pebruari 2013, 15:47
Anyone in the world
Silahkan download file yg sya lampirkan disini, Nanti isi datanya sekalian lampirkan juga fotocopy ktp ma kartu mahasiswa. Kemudian segera kumpulkan ke saya.
Gambar dari FAHRUR RIZKI
dari FAHRUR RIZKI - Senin, 31 Desember 2012, 08:30
Anyone in the world
)
[ Mengubah: Senin, 31 Desember 2012, 08:32 ]
Gambar dari PURWANTI
dari PURWANTI - Sabtu, 8 Desember 2012, 12:29
Anyone in the world
ehmmm....wanti baru aja jadi anggota UT ol...jadi belum paham sistem UT online' semester depan pengen ikutan tutor ol...forum UT mohon share ke wanti donk..thanks
Gambar dari FAHRUR RIZKI
dari FAHRUR RIZKI - Kamis, 6 Desember 2012, 11:06
Anyone in the world
2010
dari SRINA ANSELLA - Senin, 3 Desember 2012, 11:12
Anyone in the world

Cuplikan:

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2003 TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA


Menimbang:

a. bahwa pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial;

b. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam bangsa yang diatur dengan undang-undang;

c. bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan;

___________________________________________________________________________________________


Jakarta, November 2012


Kepada Yth.:
REKTOR UNIVERSITAS TERBUKA
Ibu Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D.
di -

Tangerang – Banten


Hal: Petisi Menolak Kenaikan Biaya SPP Mata Kuliah untuk Mahasiswa Universitas Terbuka



Dengan hormat,


Kami, mahasiswa Universitas Terbuka (UT), menyatakan keberatan dan sepakat menolak kenaikan biaya SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) Mata Kuliah sesuai dengan SK Rektor UT No.7592 /UN31/KEP/2012 yang ditetapkan pada tanggal 11 Oktober 2012 dan akan mulai diterapkan pada periode 2013.1, dan bersama ini kami sampaikan petisi kami.


Tujuan Pendirian UT:

A.2. memberikan layanan pendidikan tinggi bagi mereka, yang karena bekerja atau karena alasan lain, tidak dapat melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi tatap muka;


Kami memilih UT karena beberapa hal sbb.:


  1. UT adalah universitas yang tidak sama seperti universitas konvensional lainnya dengan konsep kuliah reguler; perkuliahan di UT tidak dibatasi ruang dan waktu, sehingga mahasiswanya bisa membagi waktu antara bekerja-berkeluarga-berkuliah.



  1. Karena UT tidak mengadakan perkuliahan reguler, maka di UT kami tidak perlu membayar biaya-biaya lain yang biasanya timbul pada perkuliahan reguler, seperti BOP (Biaya Operasioanal Pendidikan), DKFM (Dana Kesejahteraan dan Fasilitas Mahasiswa), UP (Uang Pangkal), DP (Dana Pengembangan), dll. Hal ini tentu saja normal mengingat perkuliahan di UT bersifat jarak jauh, yang berarti pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan menggunakan media, baik media cetak (modul) maupun non-cetak (audio/video, komputer/internet, siaran radio dan televisi) sehingga mahasiswa UT diharapkan dapat belajar secara mandiri, seperti yang tertulis pada Katalog Universitas Terbuka. Perkuliahan jarak jauh dan metode belajar mandiri menjadikan UT menjadi PTN dengan biaya yang terjangkau.

     

  2. Karena UT adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sudah disahkan pemerintah dengan Akreditasi B, sehingga kami yakin lulusan UT mampu bersaing dengan lulusan dari universitas reguler lainnya. UT adalah harapan kami untuk bisa mengakses pendidikan tinggi yang memiliki akreditasi cukup baik, namun dengan biaya yang lebih murah dibandingkan lembaga-lembaga pendidikan tinggi dengan sistem perkuliahan reguler. UT murah, tapi tidak murahan.


Kami mengerti bahwa sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Terbuka diwajibkan menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nomor 21/E/T/2012 tanggal 4 Januari 2012 dan Nomor 274/E/T/2012 tanggal 16 Februari 2012, sesuai dengan yang tertulis pada SK Rektor UT tersebut. Kami pun memahami bahwa UKT dihitung berdasarkan biaya keluaran setiap kegiatan dari masing-masing program studi, dimana biaya SPP Mata Kuliah tiap program studi menjadi berbeda-beda sesuai dengan biaya komponen-komponen layanan didalamnya.


Dalam SK tersebut juga dinyatakan bahwa tarif pendidikan UT yang sekarang berlaku belum memperhitungkan seluruh layanan akademik dan administrasi akademik yang saat ini telah disediakan. Jika memang benar begitu, maka kami menolak kenaikan biaya SPP bila tidak disertai peningkatan jaminan mutu internal yang signifikan, dan bukan hanya sekedar perbaikan kualitas layanan dan administratif akademik, jadi tidak terbatas pada komponen-komponen layanan seperti yang tertera pada Lampiran SK tersebut.


Setelah kami mempelajari seluruh Lampiran Keputusan Rektor Universitas Terbuka No. 7592/UN31/KEP/2012 tertanggal 11 Oktober 2012 tentang Tarif Pendidikan Program Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana Universitas Terbuka, terutama biaya Non Sistem Paket Semester (SIPAS), maka kami menyatakan keberatan-keberatan dan tuntutan-tuntutan kami akan komponen-komponen layanan sebagai berikut:

  1. OSMB (Orientasi Studi Mahasiswa Baru)

          Komponen layanan OSMB tidak dapat dimasukkan kedalam satuan UKT karena kami sebagai mahasiswa periode berjalan sudah melewati masa OSMB di UT. Komponen ini hanya bisa diterapkan pada mahasiswa baru.

     

  2. Transkrip Sementara

    Komponen layanan Transkrip Sementara tidak dapat dimasukkan kedalam satuan UKT karena tidak semua mahasiswa memerlukan Transkrip Sementara. Biaya Transkrip Sementara sebaiknya dikembalikan ke konsep awal dimana hanya mahasiswa yang membutuhkan yang akan membayar.

     

  3. Alih Kredit

    Komponen layanan Alih Kredit tidak dapat dimasukkan kedalam satuan UKT karena tidak semua mahasiswa melakukan Alih Kredit, tidak semua mahasiswa merupakan pindahan dari universitas lain ke UT atau sebaliknya, atau pindah dari jurusan satu ke jurusan lain di UT. Biaya Alih Kredit sebaiknya dikembalikan ke konsep awal dimana hanya mahasiswa yang membutuhkan yang akan membayar.




  1. Bahan Ajar Digital pada Ruang Baca Virtual

Kami, mahasiswa UT periode berjalan, telah mengalami bahwa selama kami berkuliah di UT layanan Ruang Baca Virtual masih amat sangat tidak menjangkau kebutuhan kami. Hanya ada sedikit sekali modul mata kuliah yang terdapat di Ruang Baca Virtual. Oleh karenanya, jika komponen layanan Ruang Baca Virtual dimasukkan kedalam satuan UKT, kami menuntut UT untuk menyediakan seluruh modul mata kuliah dari seluruh program studi yang ada di UT, tanpa terkecuali.


  1. Tuton (Tutorial Online)

    Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 24 Tahun 2012, tertulis bahwa penyelenggara PJJ {Pendidikan Jarak Jauh (dalam hal ini UT)} wajib memiliki sumber daya atau akses terhadap sumber daya untuk menyelenggarakan interaksi pembelajaran antara tenaga pendidik dengan peserta didik secara intensif. USBJJ (dalam hal ini UPBJJ) wajib melaksanakan penyelenggaraan proses pembelajaran dalam bentuk tutorial bagi peserta didik yang terdaftar pada perguruan tinggi penyelenggara PJJ sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara PJJ.

     

    Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 23 Tahun 2007, Tutorial adalah bantuan belajar yang diberikan kepada mahasiswa secara tatap muka dan/atau melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain yang didalamnya mencakup media tulis, cetak, rekam, dan siar yang bersifat satu arah dan/atau dua arah, baik secara langsung maupun tunda, untuk memperluas, memperdalam serta mempertajam pemahaman mahasiswa dalam bidang studinya. Sedangkan Tutor adalah seseorang yang berdasarkan pendidikan dan/atau keahliannya ditetapkan oleh Dekan untuk memberikan bimbingan dan bantuan belajar kepada mahasiswa.

     

    Jika komponen layanan Tuton dimasukkan kedalam satuan UKT, maka kami menuntut UT untuk menyediakan Tuton lengkap untuk seluruh mata kuliah di setiap prodi, dengan metode yang bukan hanya memberikan kontribusi nilai yang baik, tetapi juga memampukan mahasiswa benar-benar memahami materi mata kuliah sesuai dengan Tujuan Instruksional Umum dan Tujuan Instruksional Khusus masing-masing modul mata kuliah. Tuton dilaksanakan dengan time frame yang jelas, dan didukung penuh oleh tutor yang profesional dan berorientasi kepada mahasiswa, sehingga Tuton dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.


Poin 4 dan 5 harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas dan kapasitas server situs UT, terutama situs www.student.ut.ac.id yang menjadi portal tuton, karena seringkali mengalami kendala tidak bisa/sulit diakses pada saat tuton, latihan mandiri maupun saat menggunakan ruang baca virtual.


  1. Publikasi Karil (Karya Ilmiah)

Sesuai dengan SK Dirjen Dikti No. 152/E/T/2012 tertanggal 27 Januari 2012 perihal Publikasi Karya Ilmiah, kami mengerti bahwa untuk lulus program Sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah. Kami membutuhkan bimbingan dan/atau pelatihan menulis Karil yang baik dan benar, sehingga kami dapat lulus dengan memuaskan. Kami tidak mau sampai gagal dalam Karil, karena akan mengharuskan kami untuk mendaftar ulang Karya Ilmiah dengan biaya Rp.200.000/semester.

  1. Wisuda/UPI (Upacara Penyerahan Ijazah)

Jika Wisuda/UPI menjadi komponen layanan yang menentukan besaran UKT, maka kami meminta informasi tertulis sebagai pernyataan dari UT bahwa nantinya semua mahasiswa UT berhak mengikuti Wisuda/UPI, jadi tidak lagi dibatasi kuota yang mengharuskan mahasiswa-mahasiswa sebelumnya membayar secepat mungkin untuk memesan kursi pada saat wisuda/UPI.


Seandainya kenaikan biaya SPP tidak dapat dihindarkan, maka kami tetap sangat keberatan apabila kenaikan biaya tersebut mencapai lebih dari 50%, karena hal itu akan mempengaruhi kemampuan ekonomi kami. Kami menyayangkan sekali bahwa SK tersebut tidak menyebutkan telah menimbang atau setidaknya mengingat isi Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 305/E/T/2012 tanggal 21 Februari 2012 perihal Tarif Uang Kuliah (SPP).

Surat Edaran tersebut menyatakan, “Bahwasanya Pemerintah selalu berusaha untuk memenuhi sebagian dari biaya penyelenggaraan pendidikan tinggi, antara lain biaya investasi dan operasional. Sehubungan dengan hal itu, mohon kepada para Rektor/Direktur dan Ketua Perguruan Tinggi Negeri tidak menaikkan tarif uang kuliah (SPP) untuk tahun akademik 2012-2013.”


Tujuan Pendidikan Nasional menurut UU No. 2 Tahun 1989 dan UU No. 20 Tahun 2003 singkatnya adalah sbb.:

1. UU No. 2 Tahun 1989: mencerdaskan kehidupan bangsa, UU No. 20 Tahun 2003: berkembangnya potensi peserta didik

2. UU No. 2 Tahun 1989: punya rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan, UU No. 20 Tahun 2003: menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.


Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 24 Tahun 2012 menyatakan bahwa PJJ (dalam hal ini diselenggarakan oleh UT) berfungsi sebagai bentuk pendidikan bagi peserta didik yang tidak dapat mengikuti pendidikan tatap muka tanpa mengurangi kualitas pendidikan. PJJ bertujuan untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan akses terhadap pendidikan yang bermutu dan relevan sesuai kebutuhan.


Peraturan Pemerintah RI No. 66 Tahun 2010 menyatakan bahwa pengelolaan satuan pendidikan didasarkan pada prinsip nirlaba, yaitu prinsip kegiatan satuan pendidikan yang bertujuan utama tidak mencari keuntungan, sehingga seluruh sisa lebih hasil kegiatan satuan pendidikan harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas dan/atau mutu layanan satuan pendidikan.


Preambule UUD '45 jelas telah mengamanatkan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan oleh sebab itu rasanya tidak pantas bila lembaga pendidikan di negara ini malah menarik biaya tinggi bagi kami yang berhak untuk dicerdaskan.


Kami tidak berkuliah dalam kelas. Kami tidak punya perpustakaan milik kampus kami sendiri yang bisa kami akses dengan mudah. Kami tidak punya dosen tetap, kecuali tutor pada saat tuton, dan tutor pada saat Tutorial Tatap Muka (TTM) apabila kami sanggup membayar lebih. Kelompok Belajar (pokjar) yang ada di UT pun tidak difasilitasi oleh UT baik sarana maupun prasarananya, sehingga pokjar tidak mungkin berjalan kalau bukan karena mahasiswa-mahasiswa UT itu sendiri yang sadar betapa pentingnya peran kelompok belajar. Yang benar-benar kami rasakan sejauh ini adalah bahwa sebagai mahasiswa UT, sebenarnya yang kami dapatkan hanyalah kesempatan untuk ujian, lalu kemudian mendapatkan ijazah sesuai hasil ujian kami tersebut. Hanya itu.


Kami mengaminkan harapan Ibu Rektor UT agar UT pada masa yang akan datang menjadi perguruan tinggi yang terdepan dalam hal pemberian akses pendidikan tinggi berkualitas di Indonesia, sehingga nama UT akan menjadi nama pertama yang muncul di setiap benak orang Indonesia ‘dewasa’ yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan tinggi ataupun ke program pendidikan berkelanjutan. Mohon kiranya harapan tersebut disesuaikan dengan tujuan mulia mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga kami sebagai generasi penerus bangsa yang berada dalam tingkatan ekonomi yang berbeda-beda bisa bernafas lega karena tahu bahwa kami masih dapat mengenyam bangku pendidikan tinggi yang berkualitas dengan fleksibel dan murah, tapi tidak murahan.


Demikian petisi kami. Atas perhatian dan kerjasama Ibu Rektor UT, kami sampaikan terima kasih.



Jakarta, November 2012

Hormat kami,
Mahasiswa-Mahasiswi Universitas Terbuka


Created by: Srina Ansella, NIM: 017100073, November 2012

Halaman: ()   1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  ()

  
Anda belum login. (Login)